Berbahagialah...
Meski hari-hari kita jalani dengan keras..
Hidup saat ini lebih menuntut kita menjadi singa ketimbang sang kura-kura yang hidup dalam kelambatan langkahnya
karena tak semua manusia ramah, tak semua manusia mengenal Tuhannya, dan tak semua manusia di sekeliling udara kita mengerti etika.
Berbahagialah...
Meski amanah, tugas rumah dan PR pekerjaan yang melimpah memberati punggung kita
Membuat pegal seluruh persendian kita
Berkejaran agenda pribadi, urusan keluarga, bisnis, dan sosialisasi tetangga
SEmua meminta porsi yang sama
Seolah menganggap kita wanita serba bisa
Namun, jika berpikir kita bisa, maka udara, sel-sel tubuh, dan fisik ini akan mengatakan bisa
Berbahagialah...
Meski harus terseok-seok mengejar waktu untuk menyelesaikan target-target harian kita
Tilawah di sela-sela waktu menyusui bayi kita
Membaca buku pengembangan diri dan berita aktual terkini di sela kegiatan mencuci
Membuat tulisan-tulisan cahaya di sela-sela menyiapkan pakaian suami
Meluangkan waktu hadir pada tempat-tempat yang mengembangkan hati dan diri kita
Semua akan menjadi indah jika kita niatkan untuk ibadah semata
Berbahagialah...
Meski rumah kita sederhana
Furniturnya biasa-biasa aja
namun ciptakan surga terindah dalam rumah
Bagi suami dan anak-anak kita
Hiasi dengan ayat-ayatNya
Semarakkan dengan zikir bersama
Muliakan dengan kegiatan berjamaah shalat kita
Niscaya rumah kita serasa luas dibanding ukuran sebenarnya
Berbahagialah..
Meski fisik berkurang cahayanya
Tubuh kita tak seindah saat remaja
Karena melahirkan generasi-generasi agama
Berbahagialah saja..
Meski tangan kita tak sehalus dulu adanya
Karena mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga
Namun, percayalah di suga sana Alloh menjadikan kita lebih cantik dari bidadari surga
Berbahagialah para wanita..
Jangan biarka urusan dunia memberati hidup kita
Apalagi membuat kita mengeluh menyalahkan semua
Jangan biarkan lisan kita sering bersungut dibanding bersyukur
Hati-hati jangan jangan Alloh mencabut kembali nikmat yang kita punya
Berbahagialah para istri...
Berbahagialah dengan riski yang kita punya
jangan membanding-bandingkannya dengan harta tetangga
Sibuk kita melihat tetangga membeli mobil baru
Sakit hati kita saat melihat tetangga mempunyai kedudukan lebih
Ingat!
Masalah rizki adalah domian Alloh yang tak seorangpun bisa mengaturnya
Siapapun kita, telah diberi rizki terbaik dalam hidupnya
Maka syukurilah dengan senyum,
Jangan letakkan dunia di hati
Karena jika kau letakkan dunia dihati,
Jika ada yang memiliki lebih, kita iri
Jika dunia hilang, kita akan sakit hati
Jangan juga menuntut suami
Untuk penuhi seluruh ingin kita
Jika mensyukuri rizki suami, niscaya Alloh tambahkan lebih banyak sekali
Berbahagialah para ibu...
Milikilah impian besar..
Maka kelelahan badan kita dalam menggapainya akan terbayar
Dan kita tak kan mudah mengeluh karena hal-hal kecil saja
Karena hanya agenda-agenda impian yang akan diprioritaskan dalam hidup kita
Berbahagialah..
Berbahagialah para wanita..
Alloh telah menjadikan kita sosok yang banyak perannya dalam hidup ini
Maka jangan pernah kita takuti apakah kita mampu atau tidak
Namun yang harus kita takuti adalah apakah kita mampu mengerjakannya denga baik atau tidak
Jangan kalah..
Jangan kalah karena setu,mpuk cucian..
Jangan kalah karena urusan sibuk mengasuh anak-anak
Jangan kalah kerena pekerjaan rumah yang menumpuk
Jangan kalah karena urusan khidmat yang belum benar kerjanya
Berbahagialah..
Niscaya Alloh akan indahkan hidup kita jika kita menjadikannya indah
Tulisan t melly raharjo dari buku Ajari anakmu Cinta yang kutulis ulang untuk kakakku tercantik RIana Rizki Berbahagia saja
Mungkin aku belum mengalami hal-hal itu menikah kemudian mengasuh anak, dan sibuk bingung membagi waktu untuk suami, anak, karir, urusan rumah tangga dsb. tapi aku mencoba untuk memahami keadaanmu aku mencoba mempelajari ilmunya.... ya dan jawabannya adalah berbahagia saja..Sengaja kutulis ini, karena kau tahu, aku pasti akan mengalami setiap momen itu..
